Resensi Lagu: Mae-e (Forward)

Japanese :
前 へ ( M a e – e )
覚えている
Oboete-iru
あなたの暖かな手を
Anata-no Atataka-na Te-wo
覚えている
Oboete-iru
あなたの優しい声を
Anata-no Yasashī Koe-wo
覚えている
Oboete-iru
あなたの真っ直ぐな眼差しと 静かな祈りを
Anata-no Massungu-na Manazashi-to Sizuka-na Inori-wo

目を閉じれば
Me-wo Tojire-ba
あなたと過ごした時のことを
Anata-to Sungoshi-ta Toki-no Koto-wo
あなたと共に歌ったことを思い出す
Anata-to Tomo-ni Utatta-koto-wo Omoi-dasu

音楽の終わりが あなたとの別れではない
Onngaku-no Owari-nga Anata-tono Wakare-dewa-nai
音楽がまたよみがえるように
Onngaku-nga Mata Yomingaeru-yōni
何度でも 何度でも あなたを思い出そう
Nando-demo Nando-demo Anata-wo Omoi-dasō

覚えている
Oboete-iru
あなたの大切な夢を
Anata-no Taisetsu-na Yume-wo

覚えている
Oboete-iru
あなたの明日に向けた笑顔を
Anata-no Ashita-ni Muketa Engao-wo
あなたとの思い出を胸に
Anata-tono Omoide-wo Mune-ni
一歩一歩 前へ
Ippo Ippo Mae-e
毎日の喜びと悲しみを抱きしめながら
Mainichi-no Yorokobi-to Kanashimi-wo Dakishime-nangara
一歩一歩 前へ
Ippo Ippo Mae-e
一歩一歩 前へ
Ippo Ippo Mae-e
English :
F O R W A R D
I remember
Your warm hand
I remember
Your kind voice
I remember
Your honest eyes and quiet prayer
When I close my eyes
I recall the time we spent together,
And the time we sang together
The end of music is not our farewell
As music lives again,
So will you live again and again in my memory
I remember
A dream you cherished
I remember
A smile you beamed at tomorrow
With memories of you in my heart,
One step at a time, I walk forward
Embracing every dayʼs happiness and sadness,
One step at a time, I walk forward
One step at a time, I walk forward.

Halo Choristers,
bagi kalian yang sudah cukup lama di dunia paduan suara pasti sudah pernah dengar judul dan lirik lagu di atas kan? atau setidaknya pernah megang partiturnya :’D

Yapp! Mae-e atau dalam bahasa Inggris disebut Forward. Lagu gubahan Kentaro Sato ini khusus ditulis dan digubah untuk memperingati bencana gempa dan tsunami Jepang pada tahun 2011. Partitur yang dipublish secara free atau gratis ini sukses mengetuk hati setiap yang menyanyikan ataupun yang hanya mendengarkan (walau mungkin ga paham artinya, hhi) dan sudah cukup lama menyebar di kalangan anggota paduan suara, biasanya sih untuk dipakai saat perform atau untuk kepentingan rekaman dan kompetisi. Tapi, kalian apakah sudah paham arti sebenarnya dari lagu tersebut?

Di atas kan udah Bang Ragil tuliskan lirik dan arti dalam bahasa Inggrisnya. Nah, sekarang Bang Ragil akan sedikit menyimpulkan atau mengartikan lirik lagu tersebut dalam bahasa yang lebih sederhana.

Aku teringat kembali betapa hangatnya genggaman tanganmu
Aku teringat kembali akan suaramu yang menenangkan hatiku
bahkan di saat ku sedih
Aku teringat kembali, semua kejujuran di matamu
dengan doa-doa yang engkau lantunkan dalam keheningan
Saat ku tutup kedua mataku
aku memutar kembali ingatan akan masa-masa yang kita habiskan bersama.
Masa dimana kita selalu bernyanyi bersama-sama.
Akhir dari musik ini bukanlah perpisahan kita
karena musik akan selalu hidup
dan engkau yang akan selalu hidup, di dalam ingatanku.
Aku teringat, akan mimpi yang selalu engkau jaga
Aku teringat, akan senyuman yang selalu engkau pancarkan di saat hari esok tiba
Dengan kenangan akan dirimu di dalam hatiku
Selangkah demi selangkah, aku akan melangkah maju

Memikul suka dan duka sehari-hari,
Selangkah demi selangkah, aku akan melangkah maju

Selangkah demi selangkah, aku akan melangkah maju

Liriknya memang lumayan bikin baper, tapi baper disini justru bikin siapapun yang mendengarnya malah semakin tersadarkan untuk berani melangkah maju. Terhitung udah 6 kali Bang Ragil bawain lagu ini di kompetisi,rekaman ataupun untuk persembahan di wisuda dan acara-acara lainnya bareng Voice Of Smanela Choir (VoSC) dan selalu gabisa nahan air mata, apalagi pas lirik ini :

Me-wo Tojire-ba
Anata-to Sungoshi-ta Toki-no Koto-wo
Anata-to Tomo-ni Utatta-koto-wo Omoi-dasu
(When I close my eyes I recall the time we spent together, And the time we SANG together)

(bisa dibayangkan ketika ada seseorang yang dulunya selalu bersama kalian lalu pergi jauh atau meninggalkan kalian selamanya, dan kalian nemuin kalimat di atas, pasti baper maksimal) :’D

Kalau dilihat dari cerita awalnya sih memang pas, karena negara kita juga pernah mengalami bencana dahsyat yang sama, yaitu Tsunami Banda Aceh 2004 yang menelan korban hingga lebih dari 400 ribu jiwa. Kebetulan juga karena Bang Ragil lahir di Banda Aceh, lagu ini selalu sukses bikin air mata menetes karena teringat berapa banyak kawan-kawan yang hilang ataupun menderita karena bencana tersebut. (Semoga yang telah mendahului kita, mendapatkan tempat peristirahatan yang terbaik di sisi-Nya).

Inti dari lagu ini adalah untuk kita berhenti bersedih dan memilih untuk melangkah maju serta mensyukuri masa-masa yang telah kita lalui bersama mereka yang telah pergi. Jangan pernah lupakan yang telah pergi dan jangan pernah biarkan kesedihan menahan langkah kita. Berjalanlah, walau tertatih, karena di ujung sana kebahagiaan telah menanti kita.

**Untuk memperoleh partitur, audio dan video untuk pembelajarannya, bisa langsung mengunjungi official websitenya DISINI

Salam Choristers!

Iklan